Budaya dan Wisata Indonesia

Trip ke Pulau Harapan Kepulauan Seribu

Tampilkan

Lokasi yang menjadi destinasi kami kali ini merupakan tempat yang sangat efektif bagi anda para traveler yang ingin melepas penat dan mengobati strees. Dengan paket wisata 300-400 rb per orang anda sudah mendapatkan berbagai fasilitas diantaranya, homestay, makan, dan jelajah pulau menggunakan kapal ojek, tidak hanya itu para traveler juga biasanya d manjakan dengan snorkeling untuk bertemu dengan biota laut. Oh ya tentu sangat seru, karena dengan senorkeling kita berasa hidup di laut dan sangat dekat dengan ikan-ikan yang suka berenang mengelilingi anda yang sedang senorkeling. Saran dari kami agar membawa roti cubit saat senorkeling, karena ilan ilan laut sangat menyukainya dan boasanya langsung memakan roti tersebut dari tangan anda.


Kompetisi Futsal dan Dance - PORSFIK 2014 Univ. Borobudur Jakarta Timur

Tampilkan

        Dalam rangka PORSFIK (Pekan Olahraga dan Seni Fakultas Ilmu Komputer) 2014, Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Borobudur akan menyelenggarakan kompetisi Futsal dan Modern-Ethnic Dance Competition. Pertandingan ini di Dukung Oleh : Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, di Sponsori oleh Indosat dan Coca Cola.

      Pertandingan Futsal dengan kategori SMA dan Umum akan dilaksanakan selama 7 hari, tepatnya pada tanggal 26 Mei sampai dengan 01 Juni 2014. Pertandinagan ini dimainkan dengan Sistem Gugur. Sementara pertandingan Modern-Ethnic Dance Competition akan di laksanakan di puncak acara yakni pada tanggal 1 juni 2014.

Bagi anda yang berminat untuk mendaftarkan diri, Secepatnya kami tunggu di Kampus A "Universitas Borobudur, Jln. Raya Kalimalang, No. 1 Jakarta Timur, Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer".

PENDAFTARAN :
Waktu pendaftaran : 28 April 2014 – 19 Mei 2014
Biaya pendaftaran,
  - Futsal  : Rp. 200.000 / team
  - Dance : Rp. 100.000 / team
Kategori: SMA / Sederajat dan Umum (Usia Maximum : 25 Tahun)
Tempat pendaftaran : Ruang Senat Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Borobudur

Contact Persons :

  • Adit : 085714995565 Pin : 2B9E8182
  • Wirza : 081374617901 Pin : 22DCD0C9
  • Bowo : 085646650409
  • Hasan : 082177037838

" Daftar Segera, Total Hadiah Rp 13.000.000,- "

Shalat Gaib Ustadz Jefri Al Buchori di Universitas Borobudur

Tampilkan
      Surgaindonesia.com - Udje / Uje (Ustadz Jefri Al Buchori) adalah tokoh agama yang memiliki karir sebagai Selebriti Da'i di Stasiun-Stasiun Televisi Indonesia. Tanggal 26 April 2013 dini hari tadi tepatnya pukul 01.00 WIB

      Rubuan bahkan Jutaan masyarakat di seluruh Indonesia turut berduka, hal ini dibuktikan dari banyaknya kaum Muslimin yang seusai Shalat Jum'at langsung mengadalan shalat Gaib. Salah satunya yaitu Masjid Raya Universitas Borobudur, Jln. Raya Kalimalang No. 1 Jakarta Timur. siang tadi seusai Shalat Jum'at yang di Pimpin oleh Ustadz H. Rofi'udin Ma. sebagai Imam dan Khatib mengadakan Shalat Gaib.

      Uje yang dikenal baik sebagai Ustadz gaul yang mempunyai sifat ramah, murah tangan serta merupakan salah satu pendakwah Terfavorit yang ada di Indonesia ini dimakamkan di (TPU Karet). Proses pemakaman Ustad Jeffry Al Buchori di pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta, dihadiri ribuan pelayat. Proses pemakaman dipimpin oleh salah seorang sahabat dekat Uje, Ustaz Soleh Mahmud atau yang biasa disapa Ustaz Solmed. Meski proses pemakaman telah usai, ribuan pelayat masih tetap bertahan di lokasi pemakaman. Tenda yang disediakan di dekat liang lahat, tak cukup menampung banyaknya pihak keluarga, kerabat dan sahabat Uje yang berusaha mendekat. Meski panas terik, pelayat tetap saja bertahan.

Touchscreen Pertama Kali Ditemukan Oleh Orang Indonesia

Tampilkan
      < Teknologi layar sentuh atau bahasa inggrisnya Touchsreen adalah sebuah teknologi layar sentuh asal Tegal Jawa tengah, Indonesia khususnya Jakarta. teknologi ini diperkenalkan oleh pedagang warung masakan siap saji asal kota tegal :D >

      Bukaaan, Bukan Teknologi Kok :) ini hanya sebuah system cara memesan makanan di Warung Tegal (Warteg), yaitu dengan menujukkan tangan ke arah etalase dengan kaca transparan, yang lebih mirip dengan layar sentuh. Cara memesan makanan ini hanyalah spontanitas sebuah kebiasaan para konsumen saja, karena makanan yang di sajikan di dalam etalase terlihat dari depan makanya konsumen memesan hanya dengan menunjuk dari balik kaca.

      Warteg pertama kali diperkenalkan oleh kaum perantauan masyarakat jawa tengah yaitu Tegal, yaitu pada tahun 1970an. Tahun ini adalah tahun giat-giatnya permulaan pembangunan Jakarta. Masakan yang menyajikan makanan rumahan yang beragam membuat para Kuli Bangunan yang mayoritas berasal dari Jawa berselera makan dengan harga yang terjangkau. Seiring semakin dikenalnya warteg, saat ini warteg sangat populer bagi masyarakat DKI Jakarta khususnya, hingga membuat perhatian masyarakat jakarta tertuju pada masakan khas jawa ini. Disamping harganya yang sangat terjangkau rasanyapun tak kalah nikmat yang juga sangat menggugah selera.

      Ada banyak sekali masakan yang biasa dibuat dan dijual oleh koki di warteg, diantaranya :

Menu Warteg
1. Rendang
      Rendang Daging, Rendang telor
2. Ayam
      Ayam Rendang, Goreng, Penyet
3. Ikan
      Mujair, Lele, Mas, Bawal, Mas, Sebelah, Kakap, Bandeng, Kembung, Teri
4. Telor
      Ceplok, Dadar
5. Pepes
      Ikan Mas, Tahu
6. Usus Ayam
7. Soto Babat
8. Nasi Rames
9. Oreg,Jengkol,Tahu
10. Gorengan
11. Kikil atau Kulit
12. Sayur
      Sayur asem, sayur sop

Dan masih banyak lagi menu lainnya,...

Spesies Dinosaurus Yang Masih Ada Di Indonesia

Tampilkan
      Tidak hanya di dalam sebuah film animasi yang dapat kita lihat di zaman modern ini, spesies Dinosaurus juga masih ada hingga sekarang di Indonesia yaitu Pulau Komodo, Flores, Rinca, Gili Montang dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Nama spesies Dinosaurus atau spesies Kadal (bagi masyarakat indonesia) adalah Komodo (bahasa formal) / Biawak (bahasa kampung), sedangkan masyarakat asli Pulau Komodo memanggil Biawak ini dengan sebutan Ora.
      Komodo merupakan spesies kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang mencapai 2-3 meter. Hewan ini juga dikenal sebagai binatang buas yang memiliki rahang yang tajam, otot kaki yang kuat hingga berlari dengan kecepatan 20 km/jam, serta Komodo memiliki indra penciuman dengan jarak yang relatif jauh hingga 4 - 9,5 km jauhnya. Selain dapat berlari dengan cepat hewan ini juga dapat memanjat pohon dan  berenang dengan sangat baik, serta menyelam hingga 4,5 m dalamnya.
      Kadal besar ini juga termasik dalam spesies hewan Karnivora, yaitu hewan pemakan daging. Daging yang dihabiskan oleh satu ekor Komodo dewasa biasanya sebesar hewan Kambing atau 80 % dari bobot badanya sendiri. Cara ia menyantapnya yaitu dengan menabik-cabik mangsanya dengan rahangnya yang tajam dan menelan potongan hasil cabikannya bilat-bulat tanpa dikunyah. Waktu yang diperlukan oleh satu ekor komodo dewasa dalam memangsa satu ekor kambing adalah 15-20 menit. Hewan purba ini juga memiliki cara yang unik untuk menggantikan cara bernafasnya ketika ia menelan bongkahan daging agar tak tercekik, yaitu melalui saluran kecil yang ada di bawah lidahnya yang berhubungan langsung dengan paru-paru.
      Seperti layaknya adat masyarakat jawa, komodo juga memiliki bulan-bulan khusus yang baik dalam masa perkawinan. Musim kawin hewan ini adalah antara bulan mei dan agustus, dan telur diletakkan pada bulan september. Hewan ini memiliki kebiasaan dalam merawat dan mengeramkan telur di dalam tanah. Komodo betina akan memasukkan telur kedalam lubang tanah, mengorek tebing bukit atau gundukan bekas sarang burung Gosong berkaki jingga. Masa pengeraman memiliki waktu yang cukup lama, yaitu berkisar antara 7 - 8 bulan dengan dierami oleh Betina dengan cara berbaring di atas telur-telur tersebut. tahap penetasan pun merupakan usaha yang melelahkan bagi anak komodo, yang keluar dari cangkang telur dengan menobeknya menggunakan gigi telur yang akan tanggal setelah pekerjaan berat ini selesai.
      Anak komodo / komodo muda memiliki keterbiasaan hidupnya di atas pepohonan untuk menghindari mangsaan dari predator lain, atau bahkan menghindari mangsaan dari Komodo lainnya yang Kanibal, karena Komodo kanibal biasanya mencari Komodo yang muda sebagai santapannya.
      Hewan ini dapat biasanya hidup dengan umur hingga lebih dari 50 tahun.

Jakarta Menjadi Lautan Cuma Isu

Tampilkan
      Liputan6.com, Jakarta : Di tengah situasi banjir ibukota, sebuah pesan beredar melalui SMS dan BlackBerry Messenger: Jakarta akan jadi lautan banjir. Informasi tak bertanggung jawab itu dibantah keras Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

      "Terkait beredarnya SMS dan BBM berantai yang berisi besok pagi pukul 04.00 WIB Jakarta akan menjadi lautan banjir di seluruh Jakarta dan Katulampa tidak dapat menampung ketinggian air, maka saya sampaikan bahwa info tersebut HOAX," demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Selasa (15/1/2013) malam.

      "Mohon jangan ikut-ikutan meneruskan SMS/BBM yang meresahkan masyarakat," tambah dia.

      Sutopo mengatakan, saat ini penanganan darurat banjir terus dilakukan bersama-sama oleh BNPB, BPBD DKI, Tagana, SKPD, PMI, dan sejumlah lembaga lain. "Posko darurat, dapur umum, pos kesehatan telah didirikan di beberapa tempat."

      Sebelumnya, hingga Selasa malam pukul 20.00 WIB, jumlah daerah yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung dan sungai lainnya di wilayah Jakarta terus bertambah. Mencapai 50 kelurahan.

      Wilayah terendam banjir kemungkinan akan bertambah karena pendataan masih terus dilakukan.

      "Sebanyak 6.101 jiwa mengungsi ke tempat pengungsian yang telah disiapkan," kata Sutopo. Yang terbanyak di Kelurahan Durikosambi yaitu 2.645 orang. (Ein)

Tari Pendet - Bali

Tampilkan
      Pulau Bali atau yang akrab dengan sebutan pulau Dewata bali ini adalah sebuah pulau andalan bagi republik indonesia, karena pulau ini memiliki wisata alam yang sangat indah, disamping itu, bali juga memiliki kebudayaan yang unik untuk dipertunjukkan pada warga asing. Inilah penyebab utama yang membuat bali dikenal oleh seluruh insan di dunia.

      Untuk menyambut para tamu atau Touris yang datang dari luar negeri biasanya Pemerintah bali menampilkan sebuah seni tari kebudayaan yaitu tari Pendet sebagai ucapan selamat datang. Tarian sebenarnya adalah tarian keagamaan yang sakral di tempat persembahyangan masyarakat yang beragama hindu di Bali yaitu Pure. Di pure tarian ini biasanya disebut mumendet atau mendet. Mendet adalah sebuah ritual yang dilakukan pada persembahyangan kaum hindu di bali sebagai penyambutan dan selamat datang atas turunya dewa - dewi khayangan ke bumi.

      Tari pendet ini diyakini tercipta sejak tahun 1950, belum diketahui pasti siapa penemu pertamanya, akan tetapi tarian ini terus dipublikasikan dan dikembangkan oleh I Wayan Bratha sejak tahun 1961, dan dialah yang menetapkan tarian pendet ini beranggotakan 5 orang. Seiring berjalanya waktu Wayan dan kawan kawan akhirnya mengadakan Tarian pendet massal yang anggotanya tidak kurang dari 800 orang dalam rangka penyambutan Asean Games di Jakarta pada tahun 1967. Pendet terus berkembang hingga terciptalah koreografi tarian Pendet modern oleh I Wayan Rindi yang merupakan penari hebat yang dikenal luas sebagai pejuang dan penekun seni tari dengan kemampuan mengubah dan melestarikan tarian-tarian bali melalui pembelajaran kepada murid dan penerus-penerusnya.

      Tari ini mulai dihebohkan kembali di indonesia diawali dengan adanya isu yang menyatakan bahwa tarian ini akan diklaim oleh negara Malaysia, yaitu tarian ini ditampilkan pada suatu acara televisi yang dibuat oleh pihak lain, hingga akhirnya pihak tersebut meminta maaf kepada Indonesia dan Malaysia.

      Pendet merupakan tarian yang dikenal sebagai tarian yang cukup mudah untuk dipelajari, dan tidak sama seperti tarian lain yang membutuhkan keahlian khusus atau bahkan membutuhkan pelatihan intensif. tarian ini dilakukan untuk sekedar melakukan hal-hal yang jarang di lakukan di banjar-banjar.

Tari YosPan

Tampilkan


      Tarian Yospan adalah dua tarian asal papua yang di gebungkan menjadi satu jenis tarian yaitu Yosim  dan Pancar.

      Yosim adalah jenis tarian yang sangat mirip dengan tarian dansa asal barat yaitu poloneis, dan berasak dari sarmi, kabupaten yang terletak di pesisir utara papua, dekat sungai memberamo. akan tetapi tarian yosim juga di akui berasal dari wilayah teluk seireri. sedangkan Pancar yaitu sebuah tarian yang berasal dari manokwari dan biak papua.


      Tarian yang memiliki dua buah nama dan disingkat menjadi sebuah nama yaitu Yospan ini memiliki dua regu pemain pada saat show, yaitu regu pertunjukan penari dan regu pemusik, regu penari menari dengan labih dari satu gerakan tarian yang bersemangat dan dilakukan dengan wajah riang gembira, dinamik, dan menarik. keunikan dari tarian ini terlihat sangat mencolok tentunya pada pakaian, alat musik serta aksesorisnya, meskipun setiap group penari dan sanggar memiliki kostum yang berbeda-beda akan tetapi tetap berada pada koridor yang sama dan ciri khas pakaian papua. alat musik yang digunakan pun tak kalah unik yaitu dengan Gitar, Ukulele, Tifa, dan Stem bass yang biasanya dibuat sendiri serta biasanya alat ini tidak lagi dimainkan menggunakan tangan, melainkan menggunakan kaki. irama dari musik untuk tarian ini tentunya sangat khusus memberikan semangat serta kekuatan bagi para penari.

      Tari Yospan juga termasuk dari salah satu tarian indonesia yang cukup dikenal oleh mancanegara, tarian ini juga sering ditapilkan pada upacara dan acara adad, pada kunjungan tamu agung, dan bahkan sering di ikutsertakan dalam festival budaya di indonesia maupun di luar.

Rendang

Tampilkan
      Padang adalah kota yang terletak di daerah provinsi Sumatera Barat, serta dikenal dengan sebutan Ranah Minang, kota ini memiliki wisata kuliner yang sangat luar biasa, salah satunya yang ingin saya bahas pada postingan kali ini yaitu Rendang.
      Rendang adalah masakan khas Padang yang sangat populer dan banyak diminati, makanan ini dibuat dengan beberapa bumbu yang membuat masakan ini memiliki karakter rasa yang sangat khas, tidak hanya daging sapi yang biasa dijadikan sebagai bahan utama rendang, walaupun yang sering kita temui di Rumah Makan yang tersebar di seluruh indonesia ini adalah rendang sapi akan tetapi, yang sebenarnya rendang dimasak dengan bahan utama yaitu daging sapi, kerbau, kambing, ayam, bebek, ati, paru, ikan serta bahkan berbagai macam telur pun biasanya dijadikkan bahan utama dari masakan rendang dengan masing-masing bahan utama memuliki bumbu yang berbeda, tetapi umumnya rendang dimasak dengan santan, daun serai, daun jeruk purut, daun kunyit, serta asam kandis. pembuatan masakan ini memiliki tahap yang cukup susah untuk mengerjakannya, serta membutuhkan waktu hingga 8 (delapan) jam untuk menyelesaikannya hingga dapat langsung di konsumsi.
      Rasa rendang yang tidak diragukan lagi menjadikan masakan ini sebagai masakan yang memiliki banyak peminat, bahkan masakan ini juga sudah dikenal oleh warga asing yang berwisata ke indonesia.
      Masakan Rendang juga memiliki perjalanan histori yang luar biasa menarik, yang mana masakan tersebut berasal dari pulau sumatra khususnya Minangkabau, masakan rendang tersebar luas di indonesia karena adanya perantau minang yang membawa masakan rendang ini dan memperkenalkannya kepada masyarakat lain dengan memperdagangkannya. Hal yang mempengaruhi uniknya masakan ini yaitu masakan ini termasuk masakan yang tahan lama, adapun jika daging dimasak menjadi rendang kering maka ketahananya hingga berminggu-minggu bahkan 1 bulan lebih. Masyarakat minang kebanyakan membawa masakan rendang ini dipercayai karena ketekunan orang minang dan kesabaran mereka dalam perjalanan yang cukup lama dan membawa rendang sebagai bekal mereka di perjalanan.
      Menurut Amir Hikayat Amzah, rendang sudah ada sejak tahun 1550-an, yaitu pertengahan abad ke-16 sebagai masakan seni melayu. Makanan ini sangat mudah ditemukan di warung makan dan rumah makan di seluruh indonesia, dan biasanya sangat banyak di buat pada saat hari-hari besar seperti lebaran dan sebagainya.

Gending Sriwijaya

Tampilkan
      Tarian Gending Sriwijaya yang seringkali dilihat oleh masyarakat Palembang dan sekitarnya ini memang bisa di bilang sangat dikuatkan oleh masyarakat Sumatera Selatan, tarian ini sering kali kita temukan pada saat adanya kunjungan kunjungan oleh kepala pemerintahan seperti kunjungan Presiden, Mentri, Gubernur, bahkan bupati pun disambut dengan tarian ini ketika ia berkunjung ke daerahnya sendiri.

      Tarian ini populer sejak masa kejayaan Kemaharajaan Sriwijaya yang berada di kota Palembang Sumatera Selatan, tarian ini sengaja ditampilkan pada saat kunjungan tamu-tamu besar karena tarian ini mencerminkan keikhlasan hati dan keramahan serta kebahagian tuan rumah atas kehadiran tamu istimewa tersebut.

      Tari Gending Sriwijaya di lakukan dengan iringan musik yang juga memiliki judul Gending Sriwijaya, tarian ini biasanya digelar oleh 9 (sembilan) orang penari yang cantik dan berbusana adad Aesan gede, selendang mantri, tanggai, paksongkong dan dodot, yang merupakan pemain inti, dan biasanya para penari tersebut dikawal oleh dua orang yang memegang sejata tombak dan payung, serta beberapa orang berada di belakang gelaran tari sebagai pengisi musik dan suara oleh penyanyi pengiring tarian. akan tetapi sangat di sayangkan, keanggotaan dari tarian Gending Sriwijaya biasanya belum lengkap, contoh seperti musik dan penyanyi misalnya, ini juga biasanya hanya dilengkapi dengan suara VCD / Tip recorder.

      Berlangsungnya tarian ini dijalankan dengan adanya iringan musik dan penyanyi, peserta yang membawa payung dan tombak hanya dilibatkan sebagai pengawal bagi penari, sedangkan kesembilan orang yang menari memiliki 1 perwakilan yang membawakan sebuah peti berukuran kecil untuk dipersembahkan kepada tamu istimewa yang akan disambut, peti ini biasanya berisi daun sirih serta kelengkapannya yang biasanya digunakan oleh masnyarakat sebagai Nga-ngas (bahasa komering).










Liric dari lagu pengiring tarian gending sriwijaya,
sebuah lagu yang juga memiliki judul "Gending Sriwijaya",
Di kala ku merindukan keluhuran dahulu kala
Kutembangkan nyanyian lagu Gending Sriwijaya
Dalam seni kunikmati lagi zaman bahagia
Kuciptakan kembali dari kandungan Sang Maha Kala
Sriwijaya dengan Asrama Agung Sang Maha Guru
Tutur sabda Dharmapala sakya Khirti dharma khirti
Berkumandang dari puncaknya Siguntang Maha Meru
Menaburkan tuntunan suci Gautama Buddha sakti.

Borobudur candi pusaka zaman Sriwijaya
Saksi luhur berdiri teguh kokoh sepanjang masa
Memahsyurkan Indonesia di benua Asia
Melambangkan keagungan sejarah Nusa dan Bangsa
Taman Sari berjenjangkan emas perlak Sri Kesitra
Dengan kalam pualam bagai di Sorga Indralaya
Taman puji keturunan Maharaja Syailendra
Mendengarkan iramanya lagu Gending Sriwijaya.

Tari Jaipong (Jaipongan)

Tampilkan
      Tari jaipong  atau yang sering disebut dengan "Jaipongan" adalah sebuah tarian tradisonal yang menampilkan suatu jenis tarian dan musik yang merujuk dari kekayaan seni di indonesia, khususnya Jawa Barat. tari jaipong ditemukan oleh Gugum Gumbira, seorang seniman asal kota kembang Bandung sekitar tahun 1960-an.
      Jaipongan adalah tarian yang digunakan oleh masayarakat untuk bergaul, tari ini juga disebut sebagai tari Pergaulan masyarakat sunda. tari ini semakin berkembang dan terus dikembangkan, hingga akhirnya tarian ini dapat diterima oleh masyarakat dan populer di mata masyarakat sejak tahun 1970-an.
      Seni pertunjukan tarian ini merupakan sebuah tarian yang sangat populer dengan sebutan Perkembangan Ketuk Tilu, karena memang sebenarnya tarian ini merupakan tarian yang di rajut dari Ketuk Tilu yang di kembangkan hingga akhirnya diberi nama Tari Jaipong (Jaipongan). Adapun ciri khas yang sangat kental dapat dilihat dari tarian ini yaitu tarian yang sederhana alami dan apa adanya, dilakukan dengan spontanitas, serta tarian ini menampilkan keceriaan, erotis, humoris dan tentunya semangat yang luar biasa, hal ini dapat kita lihat secara langsung dari pertunjukannya.
      Meski tarian ini tergolong dalam golongan tarian yang masih berusia muda tarian ini sudah dapat menjadi tarian resmi asal Jawa Barat yang sudah sering di gunakan pada saat upacara-upacara penyambutan tamu dari negara asing. inilah yang harus kita teruskan lagi dari kesenian yang ada di indonesia, jangan sampai kita melupakan kekayaan seni yang ada di negri kita hanya karena adanya pengaruh budaya asing.

Bika (Bingka) Ambon Oleh-oleh khas Medan

Tampilkan


      Kata Bika terilhami dari kue khas melayu yang disebut Bika (bingka) hingga akhirnya dengan kreatif cheff-nya di modifikasi dengan tambahan berupa bahan pengenmang kue seperti nira/tuak enau hingga berongga dan berbeda dengan bingka khas melayu tersebut. sedangkan kata Ambon yakni di yakini masyarakat karena pada saat pertama pembuatan bika ini di Jln. Ambon yang terdapat di daerah Sei Kera, Medan, Sumatera Utara.
      Bika Ambon dikenal sebagai oleh-oleh khas medan, Bika Ambon adalah makanan khas Medan, di medan sumatera utara ada banyak sekali toko yang memproduksi makanan tersebut dan menjualnya, dilokasi Jln. Mojopahit, daerah Medan petisah terdapat sedikitnya 30 toko yang memproduksinya dan masing masing menjual hingga 1000 bungkus bahkan lebih jika dijual pada saat mendekati hari raya.
      Makanan ini dibuat dengan komposisi kue seperti biasa, yaitu telur, gula dan santan, pada umumnya makanan ini sering di buat dan dijual dengan rasa pandan, karena saat ini di indonesia memiliki beragam macam perasa makanan, kini bika ambon memiliki beragam rasa seperti Durian, keju, cokelat dan lain sebagainya. bika ambon pun biasanya dapat bertahan lama sekitar kurang lebih selama 4 hari dan selebihnya biasanya kue ini mulai mengeras dan mulai berasa tidak enak lagi untuk di konsumsi.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Tampilkan
      Taman Mini Indonesia Indah adalah taman wisata yang terletak didaerah Jakarta Timur, Indonesia. taman ini adalah taman wisata yang bertemakan kebudayaan indonesia. taman ini juga dikenal sebagai taman yang merangkum dari segala kebudayaan yang ada di indonesia, pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan indonesia dengan segala isinya.
      Pada tanggal 20 april 1975, TMII sudah diresmikan, TMII mulai dibangun sejak tahun 1972,  dengan luas kurang lebih 150 Ha atau 1,5 Kilometer persegi. Gagasan pembangunan TMII sendiri decetuskan oleh ibu negara saat itu, yakni ibu Siti Hartinah istri dari bapak presiden Soeharto, ibu Siti Hartinah sangat akrab di panggil ibu Tien oleh masyarakat indonesia.
      Di TMII-pun terdapai beragam macam bentuk rumah adad di indonesia atau disebut dengan anjungan daerah, didalamnya pun terdapat berbagai macam pakaian adat, pakaian tari, alat musik khas, senjata khas, dan bahkan ada beberapa anjungan daerah yang memiliki Kafetaria atau Warung kecil yang menyediakan masakan khas daerahnya, bukan hanya itu, di taman mini pun terdapat bangunan-bangunan keagamaan, museum, sarana rekreasi, taman bunga, taman kupu-kupu, aquarium air tawar, dan bahkan teater bioskop pun terdapat didalamnya. taman mini juga menyediakan tempat tempat penginapan untuk pengunjung.

Papeda Maluku dan Papua

Tampilkan
      Papeda (bukan sepeda) adalah jenis makanan pokok dan khas Maluku dan Papua, jenis makanan ini berbentuk bubur sagu, yang lebih mirip lem kertas, dengan disajikan menggunakan Ikan tongkol atau ikan mubara yang berkuah berwarna kuning, yaitu efek dari bumbu kunyit dan campuran jeruk nipis.
      Papeda dibuat dengan tepung sagu yang di aduk dengan air yang sudah dididihkan, diaduk secara perlahan hingga akhirnya sagu mengental, jika sagu masih memiliki warna putih, berarti papeda belum selesai, masih perlu di aduk lagi hingga sagu berubah menjadi lebih transparan. disarankan agar air jangan terlalu banyak, kerena jika air terlalu banyak maka papeda akan menjadi cair serta susah untuk dipindahkan kedalam mangkuk atau piring atau dibagi ke piring pengkonsumsi. 
      Cara memindahkan papeda kedalam mangkuk  atau piring pun biasanya menggunakan cara yang unik, yaitu dengan mengunakan sumpit, sesuai dengan keahlian masyarakat papua maupun maluku untuk memindahkannya. kedua batang sumpit (satu disebelah kiri dan satu lagi di sebelah kanan), sumpit dicelupkan kedalam adonan bubur sagu papeda, dicongkel hingga terangkat bubur papeda yang sangat kental dan kenyal, kedua batang sumpit tersebut diputar-putar / digulung hingga menghasilkan bongkahan papeda yang akan dipindahkan kedalam piring, bongkahan tersebutpun harus cepat cepat di tarik ke piring agar tidak ngaret dan terjatuh.
      Masyarakat Ambon atau Maluku serta Papua memiliki cara yang biasanya digunakan dalam memakan papeda, cara yang unik yang biasanya yaitu dengan cara menempelkan bibir / mencium  sagu papeda dan selanjutnya disedot dengan mulut, agar kuahpun menyusul masuk ke dalam mulut adapun trik-nya yaitu dengan membuka tutupkan mulut perlahan-lahan agar kuah kuningkun masuk sesuai kontrol yang memakannya.

Pempek Palembang

Tampilkan
      Empek-Empek atau yang sering kita dengar Pempek adalah makanan khas Palembang. Sulit sebenarnya untuk menyatakan Pempek sebagai makanan khas kota Palembang, karena di setiap pelosok daerah Sumatera Selatan juga banyak yang memproduksinya.

      Pempek biasanya disajikan dengan semangkuk Cuka / Cuko (dari bahasa Palembang), dengan beragam bentuk, nama dan rasanya. yang paling dikenal oleh masyarakat Indonesia yakni pempek kapal selam, disamping keunikan namanya, pempek kapal selam juga berukuran big size / besar, dan rasanyapun tak kalah nikmat sama jenis pempek lainnya. adapun jenis pempek yang paling sering diproduksi oleh masyarakat Sum-Sel yaitu : Pempek lenjer, pempek potong, pempek kriting, pempek bulat (Ada'an), pempek pistel (Dengan potongan pepaya didalamnya), pempek telur, dan tentunya juga pempek Kapal selam.
      Nama Pempek di yakini oleh masyarakat berasal dari sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina yaitu "Apek". Jika di tinjau dari sejarahnya, pada tahun 1617 seorang Apek berusia 65 tahun tinggal di daerah perakitan, yaitu daerah pinggiran sungai Musi, disanalah tempat Apek tersebut terinspirasi melihat penangkapan ikan yang sering ia lihat di tepian sungai musi, Apek mencoba untuk mengambil beberapa ekor ikan dan mengolahnya dengan tepung sagu hingga menciptakan makanan baru, nah, nama Pempek sebenarnya dibuat secara spontan oleh masyarakat, karena si Apek yang biasanya berjualan makanan buatannya tersebut berkeliling menggunakan sepeda, ia sering di panggil oleh masyarakat palembang "Peeeek,.... Apeeeek,...." nah dari sinilah di yakini bahwa nama pempek berasal dari nama lelaki tua keturunan cina.
      Awalnya pempek sering dibuat oleh masyarakat dengan ikan Belida, karena semakin langkanya ikan belida dan bahkan ikan tersebut harganya semakin mahal, maka dari pada itu masyarakat mencari alternatif baru dengan menggunakan ikan gabus Mancat (bahasa komering sumatera selatan). Ikan ini lebih mudah untuk didapatkan dari nelayan palembang, dan harganyapun lebih murah, serta tidak kalah gurih dengan pempek yang berasal dari ikan belida.

Recent Posts Widget | Surga Indonesia
 
Support : Website | Seni | Budaya
Copyright © 2013. Surga Indonesia - All Rights Reserved
Hubungi Kami Admin Surga Indonesia
Didukung Oleh FIKom Universitas Borobudur